Minggu, 28 Oktober 2012

Hampir Setahun Lalu


Hampir setahun lalu,
Begitu rumah kurindukan, bermainan di depan jamahan mata.
Dan cukuplah tiga jam saja untuk mencapainya, rumah tercinta.
Barangkali, berbeda cerita moment kali ini,
bahkan logika pun enggan menerima.
Saat suatu hal dirasa asing dan tak ingin dijamah, dan tiba-tiba menjadi sesuatu kesayangan, tak ingin terlepas.
Sambil mengucap syukur, ku parkir saja motor kesayangan di atas pijakan teras dan mungkin itu satu-satunya barang yang setia ada, kala itu.
Langsung saja bergegas memasuki reruang rumah yang beberapa bulan lamanya ku tinggal.
Tempat peneduh rasa, dan arena pertarungan diri, apapun itu.
Dan detik-detik di saat mulai memasuki zona ruang nostalgia, kamar tidur.
Mungkin ini kali pertama ku dipertemukan.
Sebuah balok bertautkan besi kecil memanjang, dan ku beradu tatap hewan yang selama ini tak ku inginkan kehadirannya, apalagi di dekatnya, dahulu.
Namun, mungkin inilah yang dinamakan jatuh cinta pada pandangan pertama.
Ncus, kucing peliharaan  baru yang tiba-tiba saja berada di dalam kamarku dan entah siapa yang menaruhnya.
Usut-punya usut, ayah membelinya karena keelokan kucing ini yang tak seperti kucing pada umumnya, pandangku.
Langsung saja kuletakkan seluruh barang yang melekati tubuh, dan mendekatinya dengan riang, sambil memainkan jemari menyusuri lembut bulu mungilnya.
Senyum simpul tampak di rautan kening, dan kelopak mata hilir mudik memberikan pesan kegembiraan. Menampakkan bahwa kucing ini sedang senang.
Sambil ku goda paras manisnya, dan memanjakannya dengan rayuan penuh kasih.
Mulailah itu, detik-detik cinta pertama, bersama kucing yang ku ikrarkan sebagai  hewan yang kusayang, begitu ku sayang.
dan.. Hampir setahun lalu.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar